The Kite Runner

the-kite-runner

Kite Runner bercerita mengenai penebusan. Penebusan terhadap kesalahan di masa lalu yang belum selesai. Kesalahan di masa lalu yang terus menghantui sampai masa depan. Menghantui setiap tindakan yang dilakukan atas rasa bersalah.

Kite Runner adalah sebutan bagi orang yang mengejar layang-layang. Dalam permainan layang-layang, seringkali terjadi adu antar layang-layang. Layang-layang yang putus akan menjadi rebutan orang. Mengejar layang-layang tidaklah mudah. Butuh keterampilan dalam berlari dan membaca arah jatuh layang-layang.

Khalled

Khaled Hosseini menulis cerita ini berdasarkan pengalaman masa kecilnya selama tinggal di Iran. Dari kecil ia sudah suka menulis cerita pendek dan membaca puisi Persia. Ia bersama keluarganya harus sering berpindah tempat karena adanya kekacauan antara Afganistan dan Uni Soviet saat itu. Hingga akhirnya ia dan keluarganya pindah ke Amerika. Khaled Hosseini berhasil mendapat gelar dokter dari Universitas California. Ia menjadi dokter di Cedars-Sinai Medical Center.

kite runner book

Sambil melakukan tugasnya sebagai dokter, Khaled menulis cerita. Novel pertamanya, Kite Runner, ia tulis pada tahun 2001. Ia menulis cerita ini karena ia ingin menceritakan tentang kisah masa kecilnya di Afganistan dan kekacauan yang terjadi saat itu. Novel Kite Runner diterbitkan pada tahun 2003, bersamaan dengan sedang terjadinya perang antara Amerika dan Afganistan. Pada tahun 2007, novel Kite Runner diangkat menjadi film dengan judul yang sama.

Persahabatan Amir dan Hasan

amir hasan 2Karakter utama dalam novel Kite Runner adalah tokoh bernama Amir. Amir berasal dari keluarga kaya dan terhormat. Ayahnya bernama Baba merupakan seorang pengusaha. Ia memiliki sahabat bernama Hasan. Hasan adalah anak dari pelayan yang bekerja di rumah Amir. Hasan dan ayahnya bernama Ali merupakan keturunan dari suku Hazara, yang diceritakan dalam cerita ini sebagai suku yang dipandang rendah oleh masyarakat Afganistan.

Walaupun keduanya berasal dari latar belakang keluarga yang jauh berbada, Amir dan Hasan menjadi sahabat. Kedua anak ini saling melengkapi satu dengan yang lain. Hasan mengajari Amir untuk menjadi lebih atletik. Sementara Amir mengajari Hasan untuk bisa membaca dan menulis. Layaknya seperti sahabat, keduanya berkegiatan bersama-sama seperti menonton film di bioskop, duduk di bawah pohon tomat dimana Amir membacakan cerita buat Hasan, dan bermain layang-layang.

Sahabat Sejati

hasan thousand times over

Amir pernah bertanya kepada Hasan, apakah Hasan mau memakan kotoran tanah kalau Amir memintanya. Hasan menjawab bahwa ia akan melakukannya kalau Amir yang memintanya melakukan hal tersebut. Dalam hubungan persahabatan antara Amir dan Hasan, Hasan selalu berusaha memberi yang terbaik bagi Amir dalam segala hal. Hasan mengalah dalam permainan kartu agar Amir bisa menang. Hasan memasang badan melawan Assef, seorang anak yang suka menghajar Amir dan Hasan, untuk melindungi Amir. Dalam permainan layang-layang, Hasan selalu mengejar layang-layang yang putus demi Amir. Hasan akan mengejar layang-layang untuk keseribu kalinya, demikianlah perkataan Hasan kepada Amir.  Amir suka menulis cerita pendek. Hasan selalu memuji cerita buatan Amir. Ia selalu meminta Amir untuk membacakan cerita buatan Amir buat dirinya. Hasan selalu menghargai dan membela Amir.

Iri Hati

amir

Ayah Amir, Baba, selalu ingin agar Amir menjadi laki-laki sejati. Ia ingin agar Amir berani mempertahankan keyakinannya walaupun itu membahayakan dirinya sendiri. Ia ingin agar Amir melakukan aktifitas maskulin seperti olahraga. Hal tersebut membuat Amir menjadi anak yang rendah diri. Ia selalu berusaha mendapat pujian dari ayanya. Amir iri melihat ayahnya berbicara dengan Assef mengenai sepak bola. Ayahnya ingin Amir bisa bermain sepak bola, hanya Amir tidak menyukainya dan tidak cakap bermain sepak bola. Amir juga iri dengan Hasan, yang entah kenapa, mendapat perhatian dari ayahnya. Rasa iri hati Amir ini membuat ia menjauhkan diri dari Hasan, sahabatnya.

Pengkhianatan

KiteRunnerMovie

Dalam suatu pertandingan layang-layang, Amir berhasil memutuskan layang-layang lawan. Hasan berlari mengejar layang-layang yang putus untuk diberikan kepada Amir sebagai tanda kemenangannya. Setelah selesai membereskan layang-layangnya, Amir mencari Hasan yang sedang mengejar layang-layang putus. Dalam perjalanannya, ia melihat Hasan sedang dipukuli oleh Assef dan ke dua temannya. Amir hanya bersembunyi. Ia tak berani membela temannya. Ia hanya melihat saja bagaimana Hasan dipukuli dan diperkosa oleh Assef. Setelah peristiwa itu, Amir bertemu Hasan. Hasan memberikan layang-layang yang berhasil ia dapatkan. Wajah Hasan seperti menahan kesakitan. Dari celananya terlihat tetesan darah. Amir bertanya ada apa, tapi Hasan hanya diam.

hasan fruit

Sejak peristiwa itu, Amir menjadi selalu menjauhi Hasan. Hasan yang berusaha agar bisa bermain bersama selalu ditolak oleh Amir. Amir merasa bersalah karena membiarkan Hasan menderita waktu itu. Amir merasa heran mengapa Hasan selalu bersikap baik kepada dirinya. Pada suatu hari, di pohon tomat, tempat dimana Amir biasa membacakan cerita buat Hasan, Amir melempar buah tomat ke tubuh Hasan. Ia meminta agar Hasan membalasnya. Hasan tidak membalasnya. Hasan malah mengambil buat tomat dan memukulkannya ke kepalanya sendiri. Hal tersebut membuat Amir menjadi bertambah marah.

Amir mendapat hadiah ulang tahun dari ayanya berupa jam tangan. Amir berusaha menuduh Hasan mencuri jam tangannya. Ia menaruh jam tangan itu dibawah kasur tempat tidur Hasan. Amir mengadu kepada Ayahnya kalau jam tangannya hilang. Hasan dan ayahnya mengaku kalau Hasan yang mengambil jam tangan itu. Merekapun meminta ijin pergi dari rumah. Ayah Amir berusaha agar mereka tidak pergi dan mengampuni kesalahan mereka. Tetapi Hasan dan ayahnya tetap pergi. Amir ingin mengejar Hasan dan ingin mengaku perbuatannya, tetapi ia tidak melakukannya.

Penebusan

The-Kite-Runner-01-1

Terjadi kekacauan di Afganistan bersamaan serangan Uni Soviet ke negeri itu. Amir dan ayahnya pun terpaksa mengungsi ke Amerika. Ayahnya berjuang agar mereka bisa hidup di Amerika. Amirpun berhasil lulus dari universitas. Ia juga menikah dengan seorang perempuan Afganistan bernama Soraya. Ayah Amir didiagnosa terkena penyakit kanker. Amir dan istrinya merawat ayahnya di rumah mereka sampai akhirnya ayahnya meninggal dunia.

Tanpa disangka, Amir mendapat telepon dari Rahim Khan, asisten ayahnya ketika dulu di Afganistan. Rahim Khan meminta Amir kembali ke Afganistan untuk menyelamatkan anak Hasan, Sohrab, dari kondisi Afganistan yang dalam tekanan Taliban. Hasan sudah meninggal dunia. Ia beserta istrinya dibunuh oleh Taliban.  Rahim Khan memberitahu Amir bahwa sebenarnya Hasan adalah saudara tiri dari Amir. Informasi itu membuat Hasan paham mengapa dulu ayahnya sangat baik kepada Hasan. Setelah itu, Amir pergi ke Afganistan untuk menebus kesalahannya di masa lalu terhadap Hasan.

Sohrab

Sohrab yang awalnya berada di panti asuhan, ternyata sudah dibeli oleh orang Taliban. Amir mencari orang Taliban yang membeli Sohrab yang diketahui kemudian adalah Assef, orang yang memukul dan memerkosa Hasan dulu. Amir pun berusaha mendapatkan Sohrab dari Assef. Terjadi perkelahian diantara mereka berdua. Sohrab mengambil ketapelnya dan menembakan batu logam tepat ke mata Assef. Amir dan Sohrab kemudian melarikan diri dari tempat itu.

Amir membawa Sohrab kembali ke Amerika. Amir dan Soraya yang belum memiliki anak kemudian mengadopsi Sohrab sebagai anaknya.

Pelajaran dari Cerita Ini

Saya sudah menonton film ini sebanyak dua kali. Film ini selalu menggetarkan hati saya ketika melihat Amir yang ditampilkan sebagai anak yang penakut, anak yang membiarkan temannya dipukuli dan tidak berbuat apa-apa, anak yang tidak berani mengakui kesalahannya. Ketidakberaniannya menyebabkan ia membenci dirinya sendiri, sehingga ia semakin bukan hanya menyakiti dirinya sendiri tetapi juga sahabatnya yang sudah sangat begitu baik, Hasan.

Amir terus membawa rasa bersalah dan rasa benci itu di dalam dirinya. Rasa itu tidak bisa pergi dari hidupnya. Waktu tak bisa membuat rasa itu pergi. Satu-satunya cara mengusir rasa bersalah dan rasa benci itu adalah dengan menghadapi kembali masalah sesungguhnya : Perasaan bersalahnya terhadap sahabatnya, Hasan. Amir menebus kesalahannya dengan tindakan berani : kembali ke afganistan , menghadapi Taliban untuk menyelamatkan Sohrab, anak sahabatnya yang pernah ia khianati.

Kebebasan tidak akan penah ada tanpa penebusan.

Keterangan Film :

Judul : The Kite Runner

Sutradara : Marc Foster

Tahun : 2007

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s