Enjah

image

Buku ini sebagai graphic novel, memiliki graphic yang bagus. Adegan-adegan yang dimunculkan di setiap kolom begitu dinamis mendukung alur cerita dan pesan yang ingin disampaikan. Ceritanya memiliki unsur misteri yang ditampilkan penulis dari awal cerita membuat pembaca penasaran dan ingin membaca sampai akhir. Sejak awal gambar-gambar menampilkan suasana lebih gelap dan serius. Maka karena itu dalam buku ini tidak ada narasi dan dialog “dalam hati”.

Seting cerita berlokasi di Jogja di tahun 1950’an. Penulis melakukan riset dan observasi selama tiga hari agar lokasi Jogja dapat tertangkap dengan baik. Agar suasana Jogja semakin terasa, beberapa dialog menggunakan bahasa jawa.

Alur Cerita

image

Suatu hari, Rama terbangun dan menemukan ruang dapur berantakan. Pada dinding dapur tertulis kata “Enjah”. Keesokannya Rama bertanya kepada penjaga rumah. Penjaga rumah hanya disuruh menjaga rumah oleh pemilik rumah, keluarga Sudiro, yang tinggal di Solo.

Kebetulan Rama mendapat tugas dari kantor untuk pergi ke Solo. Kesempatan ini ia gunakan bertemu dengan keluarga Sudiro. Rumah keluarga Sudiro berhalaman luas. Tumbuhan Tomat tertanam di halaman itu. Rama bertemu dengan Pak Sudiro. Pak Sudiro menjelaskan bahwa penghuni sebelumnya juga mengalami hal serupa. Itu hanya ulah usil dari anak – anak kampung. Rama menerima penjelasan itu dan menganggap dirinya yang terlalu berlebihan.

Tono, sahabat Rama, mencoba membantu mengungkap siapa yang membuat dapur berantakan dan menulis kata Enjah. Tono membeli kamera cctv dan memasangnya di dapur.

Tono berpacaran dengan Anggi. Hubungan mereka berdua tidak mendapat restu dari ayah Anggi. Hubungan Tono dengan ayah Anggi semakin memburuk ketika ayah Anggi tahu Anggi telah hamil. Tono tetap ingin menikah dengan Anggi walau ayah Anggi menentang hal tersebut.

Rama mengalami hal yang hampir serupa dengan apa yang dialami Tono. Pacarnya, Sofie, juga hamil tapi hasil dari selingkuh dengan sahabatnya, Andri. Rama marah kepada Sofie. Ia meninggalkan Sofie.

image

Anggi menghilang dari rumah. Sebelumnya ia sempat kesurupan. Setelah menjemput Sofie, Rama pulang ke rumah. Ia ingin bertanya kepada Tono perihal keberadaan Anggi. Dalam perjalanan, Rama melihat keanehan. Jalanan ramai dipenuhi oleh orang-orang padahal saat itu malam hari. Ia melihat Pak Sudiro bersama keluargnya sedang naik delman. Ia memanggil pak Sudiro. Seketika itu juga Sofie menghilang. Begitu sadar Sofie menghilang, Rama mencarinya. Sofie sudah berada di dalam delman bersama Pak Sudiro. Rama berusaha mengejar, tapi delman itu menghilang begitu saja.

Usaha Rama kembali rumah untuk bertemu Tono, tidak berhasil. Rama kebingungan mencari rumah yang ia biasa tinggali. Ia sudah bolak balik tapi tidak bisa menemukan rumahnya. Rama pun mendatangi penjaga rumah. Penjaga rumah pun bercerita tentang kisah yang pernah terjadi di rumah itu.

Di rumah itu dulu tinggal keluarga terhormat. Anak perempuannya hamil di luar nikah. Sang ayah marah besar. Ia menyuruh agar bayi itu digugurkan. Tapi Eyang Kakung tidak setuju. Karena marah, Eyang Kangkung terkena serangan jantung dan meninggal dunia. Sejak saat itu, keluarga itu menjadi hancur.

image

Rama diminta mencuci mukanya dengan air yang diberikan oleh anak si penjaga rumah. Setelah itu, Rama bisa melihat mahluk halus. Rama kini bisa menemukan rumahnya. Rumahnya sudah berubah menjadi tempat pesta pernikahan. Para tamu undangan pesta pernikahan adalah para hantu. Rama menemukan Toni dan Anggi, lengkap berbaju pengantin Jawa, sedang memakan daging binatang. Ia juga menemukan Sofie sedang bersama pria, lengkap berbaju pengantin Jawa, sedang memakan daging binatang.

image

Rama memanggil Sofie. Sofie lari ke dapur. Rama mengejarnya. Rama berusaha menangkap Sofie. Sofie selalu bisa menghindar. Rama jadi terbentur sisi dapur membuat dapur menjadi berantakan. Rama semakin berusaha menangkap Sofie. Para penduduk masuk ke dalam dapur. Mereka menangkap Rama yang mereka lihat sedang kesurupan.

Keterangan Buku :

Judul : Enjah

Penulis : Beng Rahadian

Penerbit : Cendana Art Media

Tahun : 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s